Rokok
elektrik merupakan salah satu penemuan yang baru-baru ini cukup popular
khususnya di kalangan perokok. Masih banyak pro dan kontra mengenai manfaat alat
ini. Namun, tidak sedikit yang mengakui manfaatnya untuk menghindari bahaya
yang lebih berat dari rokok konvensional. Hal ini karena dari penelitian yang
telah dilakukan oleh banyak pihak, disimpulkan bahwa rokok elektrik memiliki
resiko bahaya yang tidak sebesar resiko pada rokok konvensional meskipun belum
100% aman. Bahkan ada yang mengklaim bahwa kandungan racun pada rokok elektrik
sangat kecil bahkan hampir nol. Rokok elektrik atau yang sering disebut sebagai
personal vaporizer ini memiliki mekanisme kerja yang cukup unik, salah satunya
dengan melibatkan mechanical mod
sebagai bagian dari personal vaporizer tersebut.
Cara kerja mechanical mod
Ada
beberapa bagian dari alat rokok elektrik ini. Antara lain adalah Atomizer,
Driptip, Body, dan Eliquid. Atomizer merupakan tempat untuk menampung kumparan
kawat atau koil dan tali/wick. Pada bagian ini juga terdapat clearomizer atau
tabung yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan eliquid. Cairan eliquid
nantinya akan diuapkan oleh koil. Kemudian uap hasil prses tersebut akan
disedot oleh bagian Driptip. Sedangkan pada body terdapat tempat untuk
menyimpan baterai. Body pada rokok elektrik dapat berupa electrical body atau
electrical mod dan mechanical body atau mechanical
mod. Dan yang menjadi bahan utama dari rokok buatan ini adalah Eliquid yang
merupakan juice atau cairan perasa. Cairan ini nantinya akan diproses menjadi
uap sehingga tercipta efek seolah-olah merokok.
Electrical
body adalah jenis body yang menggunakan komponen listrik untuk mengoperasikannya.
Komponen listrik ini dapat digunakan untuk mengubah-ubah voltage yang
diinginkan, dan juga untuk mematikan rokok elektrik pada waktu tidak dipakai.
Selain itu juga masih banyak fungsi lainnya yang memerlukan tenaga listrik.
Bahkan ada jenis rokkok elektrik yang menggunakan software tertentu dan PC
untuk menyetel settingannya. Keuntungan penggunaan electrical mod adalah pengaturan
alat dan informasi mengenai alat dapat dilakukan dengan mudah. Namun salah satu
kendalanya adalah ketika chip electrical pada alat tersebut rusak, maka
electrical mod tidak dapat dipakai lagi. Mechanical body atau mechanical mod juga memiliki kelebihan dan
kekurangannya sendiri.
Mechanical
body tidak memiliki komponen di dalamnya. Body pada mechanical body murni hanya
digunakan sebagai penghantar listrik dari baterai ke atomizer sehingga alat
dapat digunakan. Salah satu kelebihan mechanical body adalah dapat meningkatkan
performa kerja atomizer. Mechanical body memiliki konektor yang tersambung pada
atomizer. Tidak seperti pada electrical mod, mechanical mod tidak memiliki chip sebagai proteksi. Maka dari itu
diperlukan pengetahuan mengenai battery dan arus listrik yang baik. Apabila
tidak, maka dapat mengakibatkan kerusakan baik pada battery, atomizer, bahkan
mencelakai pengguna itu sendiri apabila digunakan secara sembarangan. Pada
penggunaan mechanical mod, performa alat akan sejalan dengan keadaan baterai.
Jika kekuatan baterai berkurang, maka performa atomizernya juga akan terasa
menurun.
Sebagai
salah satu jenis komponen yang digunakan pada personal vaporizer atau rokok
elektrik, mechanical mod sebaiknya
digunakan oleh mereka yang telah cukup berpengalaman dalam menggunakan rokok
elektrik karena mekanisme kerjanya yang lebih rumit. Bagi pemula, dianjurkan
untuk mengawali penggunaan rokok elektrik dengan memilih jenis electrical mod
yang lebih mudah untuk diubah-ubah pengaturannya dan lebih mudah penggunaannya.
Tag :
mechanical mod,
Rokok Elektrik

0 Komentar untuk "Mechanical Mod; Salah Satu Pilihan Bagi Pengguna Rokok Elektrik"